Monday, 8 May 2017

Kumpulan Soal Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) SBMPTN

Bismillahirahmanirahim, halo adek-adek yang baru lulus dari SMA/MA maupun SMK. Buat kalian yang ingin mengasah kemampuan untuk menghadapi ujian masuk perguruan tinggi favorit kalian seperti SBMPTN atau ujian sejenis lainnya, dipostingan kali ini kakak upload beberapa soalTKPA SBMPTN yang pernah diujikan pada tahun-tahun sebelumnya.

Untuk mendownload soal silahkan klik link di bawah ini..

Soal TPA 2013 Kode 313
Soal TKPA 2014 Kode 601
Soal TKPA 2014 Kode 603
Soal TKPA 2014 Kode 613
Soal TKPA 2014 Kode 641
Soal TKPA 2015 Kode 610

Terima Kasih Telah Berkunjung, Semangat ya belajarnya.. Go Go Go! :V

Friday, 7 April 2017

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sebaran Flora dan Fauna

Keanekaragaman flora dan fauna di suatu wilayah tidak terlepas dari dukungan kondisi di wilayah itu.Ada tumbuhan yang hanya dapat tumbuh di daerah yang beriklim tropis, dimana banyak curah hujan dan sinar matahari, dan ada yang hanya dapat tumbuh di daerah yang dingin dan lembab.Kita tentu tidak pernah melihat pohon Meranti atau Anggrek tropik pada daerah dingin di daerah tundra.Dukungan kondisi suatu wilayah terhadap keberadaan flora dan fauna berupa faktor-faktor fisik (abiotik) dan faktor non fisik (biotik). Tahukah Anda, apa saja yang termasuk abiotik dan biotik? Yang termasuk faktor fisik (abiotik) adalah iklim (suhu, kelembaban udara, angin), air, tanah, dan ketinggian, dan yang termasuk faktor non fisik (biotik) adalah manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan.Beberapa faktor yang mempengaruhi keberadan flora dan fauna di muka bumi diantaranya ialahfaktor klimatik (iklim), edafik(tanah, dan biotik (makhluk hidup).

Wednesday, 1 March 2017

Angin dan Jenis-Jenisnya

A. Pengertian Angin

Angin adalah udara yang bergerak dari daerah yang bertekanan udara tinggi (maksimum) ke daerah yang bertekanan udara rendah (minimum). Perbedaan tekanan udara disebabkan oleh perbedaan suhu udara. 
  • Hukum Buys-Ballot
    Angin bergerak dari daerah yang bertekanan udara tinggi (maksimum) ke daerah yang bertekanan udara rendah (minimum). Kecepatan angin diukur dengan anemometer. Penamaan angin bergantung dari arah mana angin bertiup.

LAPISAN ATMOSFER

A. Pengertian Atmosfer:
Atmosfer berasal dari kata atmos = uap/udara dan sphaira = lapisan. Jadi Atmosfer adalah gas atau campuran gas yang menyelimuti dan terikat pada bumi oleh gaya gravitasi bumi. Campuran gas ini dinamakan udara. Tebal lapisan ini kira-kira 1000 km. di antara campuran gas tadi terdapat pula uap air, campuran gas tanpa uap air dinamakan udara kering.

B. Komposisi Gas Penyusun Atmosfer
Komposisi gas merupakan susunan gas (unsur-unsur kimia) yang terkandung di dalam atmosfer. Di antara campuran gas tersebut terdapat Uap air, campuran gas tanpa uap air dinamakan udara kering. Table di bawah ini memuat komposisi rata-rata udara kering:

Tuesday, 28 February 2017

Pengertian Tanah dan Lahan

Pengertian Tanah dan Lahan

Anda mungkin bertanya apa hubungan Pedosfer dengan tanah dan lahan? Pedosfer atau tanah adalah lapisan kulit bumi yang tipis terletak di bagian paling atas permukaan bumi. Lalu apa bedanya tanah dengan lahan? Selama ini orang awam beranggapan tanah sama pengertiannya dengan lahan. Padahal menurut konsep Geografi tanah dengan lahan memiliki perbedaan yang mendasar. Tanah dalam Bahasa Inggris disebut soil, menurut Dokuchaev: tanah adalah suatu benda fisis yang berdimensi tiga terdiri dari panjang, lebar, dan dalam yang merupakan bagian paling atas dari kulit bumi.

Sedangkan lahan Bahasa Inggrisnya disebut land, lahan merupakan lingkungan fisis dan biotik yang berkaitan dengan daya dukungnya terhadap perikehidupan dan kesejahteraan hidup manusia. Yang dimaksud dengan lingkungan fisis meliputi relief atau topografi, tanah, air, iklim. Sedangkan lingkungan biotik meliputi tumbuhan, hewan, dan manusia. Jadi kesimpulannya pengertian lahan lebih luas daripada tanah.

Pengertian Erosi dan Metode Konservasi Tanah

PENGERTIAN EROSI TANAH

Erosi tanah (soil erosion) adalah proses penghanyutan tanah dan merupakan gejala alam yang wajar dan terus berlangsung selama terdapat aliran pada permukaan. Erosi tersebut melaju seimbang dengan laju pembentukan tanah sehingga tanah mengalami peremajaan secara berkesinambungan. Erosi tanah berubah menjadi bahaya jika prosesnya berlangsung lebih cepat dari laju pembentukan tanah tersebut. Erosi yang cepat akan menipiskan tanah, bahkan akhirnya dapat membuat bahan induk tanah seperti batuan dasar ke permukaan tanah.

Erosi ini akan merusak daerah hulu yang terkena erosi langsung, dan juga daerah hilir. Bahan erosi yang diendapkan daerah hilir akan berakibat buruk pada bangunan atau tubuh alam penyimpanan atau penyalur air sehingga menimbulkan pedangkalan yang berakibat kapasitas tampung atau salurannya menurun dengan cepat serta merusak lahan dan pemukiman.

Erosi akan menyebabkan penurunan kualitas lahan pertanian di Indonesia. Pada saat musim hujan yang curah hujan tinggi terkonsentrasi pada bulan-bulan tertentu, tingkat erosivitasnya sangat besar, sehingga erosi menjadi penyebab utama lahan kering didaerah tropika basah. Tanah yang hilang karena erosi merupakan tanah lapisan atas yang subur, sehingga erosi akan menurunkan kesuburan tanah secara nyata.

Tuesday, 24 May 2016

Litosfer

1. Unsur- Unsur Penyusun Litosfer

Bumi mempunyai struktur lapisan mirip telur. Cangkang atau kulit telur mewakili lapisan kulit atau kerak Bumi (crust), inilah bagian dari litosfer. Putih telur mewakili lapisan selubung Bumi (mantle), bagian ini sering disebut astenosfer. Paling dalam yaitu kuning telur yang mewakili inti Bumi (core), bagian ini disebut barisfer. Bagian paling dalam dari Bumi yang disebut inti Bumi (core) ini mempunyai suhu lebih dari 3.000°C, tersusun oleh material nikel besi. Inti bumi dibagi menjadi dua lapisan. Lapisan bagian inti luar bersifat cair dan lapisan inti bagian dalam bersifat lebih padat dibanding lapisan luar.

Ketebalan lapisan selubung Bumi yang berada di bawah lapisan kerak Bumi mencapai kedalaman sampai 2.900 km. Lapisan selubung dibagi menjadi lapisan atas dan lapisan bawah. Lapisan atas bersifat lembek, bersuhu sangat panas lebih dari 2.000°C, dan dapat mengalir pelan-pelan seperti aspal jalan yang meleleh pada saat terik matahari di siang hari. Lapisan selubung bagian bawah bersifat lebih padat dan tegar akibat tekanan yang besar dari dalam Bumi. Batas antara lapisan kerak Bumi dan lapisan selubung bumi (mantle) berhasil ditemukan oleh ilmuwan Kroasia, Andrija Mohorovicic pada tahun 1909. Ketebalan lapisan kerak Bumi sangat tipis bila dibandingkan dengan ukuran Bumi sebenarnya. Ketebalan lapisan ini 5–7 km di dasar samudra dan 30–80 km di bawah daratan benua. Begitu pula dengan batuan penyusunnya. Lapisan yang tersusun atas logam silisium dan aluminium dikenal dengan lapisan sial dengan ketebalan rata-rata 35 km, bersifat padat. Sementara itu, ada juga lapisan yang mengandung silisium dan magnesium, dikenal dengan lapisan sima. Ketebalan rata-rata lapisan ini berkisar 65 km.

           

Post Terbaru

Kumpulan Soal OSP Geografi

Semangat berprestasi menjadikan generasi muda Indonesia menjadi generasi yang memiliki daya saing. Untuk menularkan semangat tersebut, kali ...

Postingan Populer