Wednesday, 7 August 2019

Kumpulan Soal OSP Geografi

Semangat berprestasi menjadikan generasi muda Indonesia menjadi generasi yang memiliki daya saing. Untuk menularkan semangat tersebut, kali ini saya akan membagikan Kumpulan soal OSP Geografi. SILAHKAN di DOWNLOAD...


1. Soal OSP Geografi 2013
2. Soal OSP Geografi 2014
3. Soal OSP Geografi 2015
4. Soal OSP Geografi 2016
5. Soal OSP Geografi 2017
6. Soal OSP Geografi 2018
7. Soal OSP Geografi 2019

Selamat Belajarrrrrrrrrr Gaessss!

Kumpulan Soal OSK Geografi

Halo sahabat semua, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan soal Olimpiade Sains Nasional bidang Geografi tingkat Kabupaten Kota atau OSK. Silahkan langsung di download pada link di bawah ini!



1. Soal OSK Geografi 2013
2. Soal OSK Geografi 2014
3. Soal OSK Geografi 2015
4. Soal OSK Geografi 2016
5. Soal OSK Geografi 2017
6. Soal OSK Geografi 2018
7. Soal OSK Geografi 2019

Selamat belajar, semoga meraih kesuksesan di OSN nanti. Amiinn,

Tuesday, 19 February 2019

GEOGRAFI KOTA


2.1 Pengantar

2.1.1 Definisi kota
  • Kota (city): Tempat dimana konsentrasi penduduk lebih padat dari wilayah sekitarnya karena terjadinya pemusatan kegiatan fungsional yang berkaitan dengan kegiatan atau aktivitas penduduknya.
  • Kota (city): Pusat permukiman dan kegiatan penduduk yang mempunyai batasan wilayah administrasi yang diatur dalam peraturan perundangan, serta permukiman yang telah memperlihatkan watak dan ciri kehidupan perkotaan (Pemendagri No. 2/1987).
  • Pengertian kota (city)dilihat dari berbagai aspek: 
    1. Fisik : Suatu wilayah dengan wilayah terbangun (buit up area) yang lebih padat dibandingkan dengan area sekitarnya 
    2. Demografis : Wilayah dimana terdapat konsentrasi penduduk yang dicerminkan oleh jumlah dan tingkat kepadatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan keadaan di wilayah sekitarnya 
    3. Sosial  :Suatu wilayah dimana terdapat kelompok-kelompok sosial  masyarakat yang heterogen (tradisional – modern, formal informal, maju – terbelakang, dsb) 
    4. Geografis : Suatu wilayah dengan wilayah terbangun yang lebih padat dibandingkan dengan area sekitarnya 
    5. Statistik : Suatu wilayah yang secara statistik besaran atau ukuran jumlah penduduknya sesuai dengan batasan atau ukuran untuk kriteria kota 
    6. Ekonomi : Suatu wilayah dimana terdapat kegiatan usaha yang sangat beragam dengan dominasi di sektor non pertanian, seperti perdagangan, perindustrian, pelayanan jasa, perkantoran, pengangkutan, dll 
    7. Administrasi : Suatu wilayah yang dibatasi oleh suatu garis batas kewenangan administrasi pemerintah yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan tertentu 

Monday, 30 October 2017

GERAK ROTASI DAN REVOLUSI BUMI

A. ROTASI BUMI

Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya. Kala rotasi adalah waktu yang dibutuhkan oleh suatu benda untuk berputar pada porosnya. Sekali berotasi bumi memerlukan waktu 23 jam 56 menit atau 24 jam kurang 4 menit. inilah yang menyebabkan adanya tahun kabisat dimana perbedaan waktu 4 menit tersebut membuat jumlah hari pada bulan februari ditahun kabisat berjumlah 29 hari.

Bagaimana tanda-tanda adanya rotasi? Tanda-tanda adanya rotasi dapat kita lihat dengan adanya pergerakan bulan dan matahari. Bulan yang tadinya misalkan ada disebelah Timur beberapa jam kemudian tepat berada diatas kepala kita. Hal ini menunjukan bahwa bumi berputar.

Berikut Akibat dari Rotasi bumi :

1. Pergantian Siang dan Malam.

Matahari memancarkan cahaya kearah bumi, namun bentuk bumi yang bulat dan cahaya matahari yang bergerak lurus maka menyebabkan pancaran sinar matahari yang tidak merata, sehingga menimbulkan bagian bumi yang terang pada bagian depan yang berhadapan langsung dengan matahari dan bagian gelap yang berada dibelakang bumi. Hal ini menyebabkan siang ( bagian terang bumi ) dan malam (bagian gelap bumi).

Wednesday, 31 May 2017

Media Powerpoint Mapel Geografi Kelas X Semester II

Halo semua, mudah-mudahan selalu dalam lindungannya! Kali ini bapak bakal membagikan media pembelajaran geografi berupa ppt yang mana bertujuan untuk membantu kita dalam memahami materi pelajaran geografi selama satu semester ini.


Tanpa basa-basi, langsung saja download filenye dengan meng-klik link yang ada di bawah ini!


Atmosfer Cuaca & Iklim
Ciri Iklim di Indonesia
Eksogen
Hidrosfer
Klasifikasi Tipe Iklim
Lapisan dan Penyusun Kulit Bumi
Pedosfer
Tenaga Geologi Endogen

Selamat belajar,.

Friday, 12 May 2017

LAPORAN II PRATIKUM APLIKASI SIG “ATRIBUT DAN JOIN DATA”

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pada saat sekarang ini penggunaan teknologi informasi semakin pesat. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi merupakan salah satu unsur penting dalam kehidupan manusia. Dalam berbagai aspek, teknologi telah menjadi bagian dari perkembangan hidup manusia. Teknologi mencerminkan modernisasi yang memicu pada persaingan untuk menjadi yang terbaik. Dalam kemajuannya kita lebih di tuntut untuk dapat menguasai berbagai ilmu di bidang computer salah satunya adalah Sistem Informasi Geografis (SIG) atau bisa disebut ArcGis. ArcGis adalah salah satu software yang dikembangkan oleh ESRI. GIS (Geographical Information System) atau dikenal pula dengan SIG (Sistem Informasi Geografis) merupakan komputer yang berbasis pada sistem informasi yang digunakan untuk memberikan bentuk digital dan analisis terhadap permukaan geografi bumi.


B. Tujuan

Tujuan untuk mempelajari ArcMAP ini untuk memetakan suatu wilayah dengan menggunakan peta digital.

Wednesday, 10 May 2017

LAPORAN PRATIKUM APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFI "Georeferencing"


KATA PENGANTAR


Alhamdulillah puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT. atas nikmat dan karunia. Berkat rahmat tersebut akhirnya penulis dapat menyelesaikan Laporan Pratikum Sistem Informasi Geografi yang berjudul “Praktikum Sistem Informasi Geografi”.

Laporan ini merupakan salah satu tugas minguan untuk menyelesaikan mata kuliah Pratikum Sistem Informasi Geografi.Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing dan teman-teman, sehingga dengan bimbingan dan bantuan teman – teman semua penulis dapat menyelesaikan laporan ini.

Penulis juga menyadari bahwa laporan ini tidak terlepas dari kesalahan, selayaknya penulis hanya manusia yang tak terlepas dari kesempurnaan. Untuk itu penulis mengharapkan kritikan dan saran dari pembaca agar dapat lebih sempurna dalam pembuatan laporan dimasa yang akan datang.




Padang, ... Mei 2017




Penulis


Monday, 8 May 2017

Kumpulan Soal Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) SBMPTN

Bismillahirahmanirahim, halo adek-adek yang baru lulus dari SMA/MA maupun SMK. Buat kalian yang ingin mengasah kemampuan untuk menghadapi ujian masuk perguruan tinggi favorit kalian seperti SBMPTN atau ujian sejenis lainnya, dipostingan kali ini kakak upload beberapa soalTKPA SBMPTN yang pernah diujikan pada tahun-tahun sebelumnya.

Untuk mendownload soal silahkan klik link di bawah ini..

Soal TPA 2013 Kode 313
Soal TKPA 2014 Kode 601
Soal TKPA 2014 Kode 603
Soal TKPA 2014 Kode 613
Soal TKPA 2014 Kode 641
Soal TKPA 2015 Kode 610

Terima Kasih Telah Berkunjung, Semangat ya belajarnya.. Go Go Go! :V

Friday, 7 April 2017

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sebaran Flora dan Fauna

Keanekaragaman flora dan fauna di suatu wilayah tidak terlepas dari dukungan kondisi di wilayah itu.Ada tumbuhan yang hanya dapat tumbuh di daerah yang beriklim tropis, dimana banyak curah hujan dan sinar matahari, dan ada yang hanya dapat tumbuh di daerah yang dingin dan lembab.Kita tentu tidak pernah melihat pohon Meranti atau Anggrek tropik pada daerah dingin di daerah tundra.Dukungan kondisi suatu wilayah terhadap keberadaan flora dan fauna berupa faktor-faktor fisik (abiotik) dan faktor non fisik (biotik). Tahukah Anda, apa saja yang termasuk abiotik dan biotik? Yang termasuk faktor fisik (abiotik) adalah iklim (suhu, kelembaban udara, angin), air, tanah, dan ketinggian, dan yang termasuk faktor non fisik (biotik) adalah manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan.Beberapa faktor yang mempengaruhi keberadan flora dan fauna di muka bumi diantaranya ialahfaktor klimatik (iklim), edafik(tanah, dan biotik (makhluk hidup).

Wednesday, 1 March 2017

Angin dan Jenis-Jenisnya

A. Pengertian Angin

Angin adalah udara yang bergerak dari daerah yang bertekanan udara tinggi (maksimum) ke daerah yang bertekanan udara rendah (minimum). Perbedaan tekanan udara disebabkan oleh perbedaan suhu udara. 
  • Hukum Buys-Ballot
    Angin bergerak dari daerah yang bertekanan udara tinggi (maksimum) ke daerah yang bertekanan udara rendah (minimum). Kecepatan angin diukur dengan anemometer. Penamaan angin bergantung dari arah mana angin bertiup.

LAPISAN ATMOSFER

A. Pengertian Atmosfer:
Atmosfer berasal dari kata atmos = uap/udara dan sphaira = lapisan. Jadi Atmosfer adalah gas atau campuran gas yang menyelimuti dan terikat pada bumi oleh gaya gravitasi bumi. Campuran gas ini dinamakan udara. Tebal lapisan ini kira-kira 1000 km. di antara campuran gas tadi terdapat pula uap air, campuran gas tanpa uap air dinamakan udara kering.

B. Komposisi Gas Penyusun Atmosfer
Komposisi gas merupakan susunan gas (unsur-unsur kimia) yang terkandung di dalam atmosfer. Di antara campuran gas tersebut terdapat Uap air, campuran gas tanpa uap air dinamakan udara kering. Table di bawah ini memuat komposisi rata-rata udara kering:

Tuesday, 28 February 2017

Pengertian Tanah dan Lahan

Pengertian Tanah dan Lahan

Anda mungkin bertanya apa hubungan Pedosfer dengan tanah dan lahan? Pedosfer atau tanah adalah lapisan kulit bumi yang tipis terletak di bagian paling atas permukaan bumi. Lalu apa bedanya tanah dengan lahan? Selama ini orang awam beranggapan tanah sama pengertiannya dengan lahan. Padahal menurut konsep Geografi tanah dengan lahan memiliki perbedaan yang mendasar. Tanah dalam Bahasa Inggris disebut soil, menurut Dokuchaev: tanah adalah suatu benda fisis yang berdimensi tiga terdiri dari panjang, lebar, dan dalam yang merupakan bagian paling atas dari kulit bumi.

Sedangkan lahan Bahasa Inggrisnya disebut land, lahan merupakan lingkungan fisis dan biotik yang berkaitan dengan daya dukungnya terhadap perikehidupan dan kesejahteraan hidup manusia. Yang dimaksud dengan lingkungan fisis meliputi relief atau topografi, tanah, air, iklim. Sedangkan lingkungan biotik meliputi tumbuhan, hewan, dan manusia. Jadi kesimpulannya pengertian lahan lebih luas daripada tanah.

Pengertian Erosi dan Metode Konservasi Tanah

PENGERTIAN EROSI TANAH

Erosi tanah (soil erosion) adalah proses penghanyutan tanah dan merupakan gejala alam yang wajar dan terus berlangsung selama terdapat aliran pada permukaan. Erosi tersebut melaju seimbang dengan laju pembentukan tanah sehingga tanah mengalami peremajaan secara berkesinambungan. Erosi tanah berubah menjadi bahaya jika prosesnya berlangsung lebih cepat dari laju pembentukan tanah tersebut. Erosi yang cepat akan menipiskan tanah, bahkan akhirnya dapat membuat bahan induk tanah seperti batuan dasar ke permukaan tanah.

Erosi ini akan merusak daerah hulu yang terkena erosi langsung, dan juga daerah hilir. Bahan erosi yang diendapkan daerah hilir akan berakibat buruk pada bangunan atau tubuh alam penyimpanan atau penyalur air sehingga menimbulkan pedangkalan yang berakibat kapasitas tampung atau salurannya menurun dengan cepat serta merusak lahan dan pemukiman.

Erosi akan menyebabkan penurunan kualitas lahan pertanian di Indonesia. Pada saat musim hujan yang curah hujan tinggi terkonsentrasi pada bulan-bulan tertentu, tingkat erosivitasnya sangat besar, sehingga erosi menjadi penyebab utama lahan kering didaerah tropika basah. Tanah yang hilang karena erosi merupakan tanah lapisan atas yang subur, sehingga erosi akan menurunkan kesuburan tanah secara nyata.

Tuesday, 24 May 2016

Litosfer

1. Unsur- Unsur Penyusun Litosfer

Bumi mempunyai struktur lapisan mirip telur. Cangkang atau kulit telur mewakili lapisan kulit atau kerak Bumi (crust), inilah bagian dari litosfer. Putih telur mewakili lapisan selubung Bumi (mantle), bagian ini sering disebut astenosfer. Paling dalam yaitu kuning telur yang mewakili inti Bumi (core), bagian ini disebut barisfer. Bagian paling dalam dari Bumi yang disebut inti Bumi (core) ini mempunyai suhu lebih dari 3.000°C, tersusun oleh material nikel besi. Inti bumi dibagi menjadi dua lapisan. Lapisan bagian inti luar bersifat cair dan lapisan inti bagian dalam bersifat lebih padat dibanding lapisan luar.

Ketebalan lapisan selubung Bumi yang berada di bawah lapisan kerak Bumi mencapai kedalaman sampai 2.900 km. Lapisan selubung dibagi menjadi lapisan atas dan lapisan bawah. Lapisan atas bersifat lembek, bersuhu sangat panas lebih dari 2.000°C, dan dapat mengalir pelan-pelan seperti aspal jalan yang meleleh pada saat terik matahari di siang hari. Lapisan selubung bagian bawah bersifat lebih padat dan tegar akibat tekanan yang besar dari dalam Bumi. Batas antara lapisan kerak Bumi dan lapisan selubung bumi (mantle) berhasil ditemukan oleh ilmuwan Kroasia, Andrija Mohorovicic pada tahun 1909. Ketebalan lapisan kerak Bumi sangat tipis bila dibandingkan dengan ukuran Bumi sebenarnya. Ketebalan lapisan ini 5–7 km di dasar samudra dan 30–80 km di bawah daratan benua. Begitu pula dengan batuan penyusunnya. Lapisan yang tersusun atas logam silisium dan aluminium dikenal dengan lapisan sial dengan ketebalan rata-rata 35 km, bersifat padat. Sementara itu, ada juga lapisan yang mengandung silisium dan magnesium, dikenal dengan lapisan sima. Ketebalan rata-rata lapisan ini berkisar 65 km.

           

Makalah Laporan Fisik Analisa Wilayah "Pangkalan Koto Baru"

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang 

Wilayah merupakan suatu kesatuan area di permukaan bumi yang mempunyai ciri dan sifat tertentu yang terjadi karena hubungan yang komplek antara unsur tanah, air, tanaman binatang dan manusia. Dengan demikian suatu wilayah dapat dikatakan apabila memiliki karakteristik tertentu dari wilayah yang ada disekitar nya.


Analisis adalah kajian sesuatu berdasarkan hal-hal yang membentuknya untuk maksud kegunaan tertentu. Kajian wilayah adalah memahami kesamaan dan perbedaan wilayah yang terdiri dari unsur alami dan manusia. 


Dalam menganalisis suatu wilayah terdapat kajian wilayah formal dan fungsional. Dalam wilayah formal kajiannya berupa human phenomena dan natural phenomena. Sedangkan dalam kajian fungsional adalah kesatuan area dipermukaan bumi yang mempunyai ciri dan sifat tertentu yang terjadi karena hubungan yang kompleks antara unsur human phenomena dan natural phenomena.

Tuesday, 17 May 2016

Aspek-Aspek Geografi

A. Aspek-Aspek Geografi
Berbagai pengertian geografi seperti yang dikemukakan para ahli, dapatlah disimpulkan bahwa geografi merupakan suatu ilmu pengetahuan dengan objek utamanya yaitu bumi beserta segala isinya, termasuk di dalamnya segala peristiwa atau fenomena yang timbul akibat adanya hubungan interaksi antara berbagai unsur fisik maupun sosial dilihat dari konteks keruangan. Dengan demikian, secara garis besarnya aspek-aspek geografi meliputi aspek fisik dan aspek sosial.

1. Aspek Fisik

Aspek fisik geografi merupakan gejala alamiah misalnya lithosfer, atmosfer, hidrosfer, antroposfer dan biosfer. Geografi fisik mempelajari lanskap atau bentang alam fisik bumi, misalnya gunung, dataran rendah, sungai, dan pesisir. Geografi fisik menjelaskan penyebaran kenampakan alam yang bervariasi serta mencari jawaban tentang pembentukan dan perubahannya dari kenampakan masa lalu. Selain itu, geografi fisik juga mengkaji gejala-gejala alamiah permukaan bumi yang menjadi lingkungan hidup manusia. Geografi fisik dapat dijadikan pelengkap dalam mempelajari geografi manusia, sehingga keduanya tidak dapat dipisahkan.

Prinsip Geografi

Setiap bidang ilmu mempunyai konsep dan prinsip tersendiri, meskipun terkadang ada kesamaan prinsip antara beberapa bidang ilmu. Prinsip suatu ilmu digunakan sebagai dasar untuk menjelaskan fenomena yang terjadi dengan memahami karakteristik yang dimiliki dan keterkaitan fenomena tersebut dengan permasalahan lain.

Pada batasan-batasan geografi dapat dilihat bahwa adanya prinsip yang dipergunakan dalam mempelajari geografi. Prinsip-prinsip ini menjadi dasar pada uraian, pengkajian dan pengungkapan gejala, faktor, variabel dan masalah Geografi. Adapun prinsip-prinsip yang dipegang dalam geografi sebagai berikut:

Tuesday, 10 May 2016

Siklus Air

A. Pengertian Hidrosfer

Hidrosfer berasal dari kata hidro yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’. Daerah perairan ini meliputi samudra, laut, danau, sungai, gletser, air tanah, dan uap air yang terdapat di atmosfer.Hidrosfer menempati sebagian besar muka bumi karena 75% muka bumi tertutup oleh air.


B. Komponen Siklus Hidrologi

Terjadinya siklus air disebabkan oleh adanya proses-proses yang mengikuti gejala meteorology dan klimatologis antara lain sebagai berikut :

  • Evaporasi, adalah penguapan benda-benda abiotik dan merupakan proses perubahan wujud air menjadi gas. Penguapan di bumi 80% berasal dari penguapan air laut.
  • Transpirasi, adalah proses pelepasan uap air dari tumbuh-tumbuhan melalui stomata atau mulut daun.

Daerah Aliran Sungai (DAS)

A. Daerah Aliran Sungai (DAS)

1. Pengertian Daerah Aliran Sungai

DAS merupakan daerah di sekitar sungai tempat air hujan tertampung dan tempat di mana air hujan dialirkan ke sungai tersebut. 
a. DAS dibedakan menjadi dua yaitu DAS gemuk dan DAS kurus :

  • DAS gemuk, yaitu suatu DAS yang luas sehingga memiliki daya tampung air yang besar. Sungai dengan DAS seperti ini, airnya cenderung meluap bila di bagian hulu terjadi hujan deras.
  • DAS kurus, yaitu DAS yang relatif tidak luas sehingga daya tampung airnya kecil. Sungai dengan DAS semacam ini luapan airnya tidak begitu hebat ketika bagian hulunya terjadi hujan lebat.


b. DAS dapat dibagi menjadi 3 bagian :

  • DAS bagian hulu adalah daerah terdekat dengan aliran sungai yang merupakan tempat tertinggi dalam suatu DAS.
  • DAS bagian tengah adalah daerah yang terletak diantara daerah hulu dan daerah hilir.
  • DAS bagian hilir adalah daerah yang dekat dengan jalan keluar air bagi setiap DAS.

Perairan Laut dan Potensinya

A. Jenis Laut

1. Perairan Laut Berdasarkan Proses Terjadinya

Laut adalah kumpulan air asin yang luas dan berhubungan dengan samudra. Air di laut merupakan campuran dari 96,5% air murni dan 3,5% material lainnya seperti garam-garaman, gas-gas terlarut, bahan-bahan organik dan partikel-partikel tak terlarut. Sifat-sifat fisis utama air laut ditentukan oleh 96,5% air murni. 
  • Laut Transgresi (laut yang meluas), terjadi karena adanya perubahan permukaan laut secara positif (secara meluas), terjadi karena naiknya permukaan air laut atau daratannya yang turun, akibatnya bagian daratan yang rendah tergenang air laut.
    >Contoh laut jenis ini adalah : laut Jawa, laut Arafuru dan laut Utara.
  • Laut Ingresi, adalah laut yang terjadi karena adanya penurunan tanah di dasar laut. Penurunan tanah di dasar laut akan membentuk lubuk laut dan palung laut.
    >Contoh lubuk laut : Lubuk Sulu, lubuk Sulawesi, lubuk Banda dan lubuk Karibia.
    >Contoh palung laut : Palung Mindanau, palung Banda, palung Jepang, palung Mariana yang (terdalam di dunia). 

Post Terbaru

Kumpulan Soal OSP Geografi

Semangat berprestasi menjadikan generasi muda Indonesia menjadi generasi yang memiliki daya saing. Untuk menularkan semangat tersebut, kali ...

Postingan Populer